Kamis, 24 September 2009

Masalah pada Hardisk

Hard disk merupakan salah satu peripheral utama yang harus ada di dalam sebuah computer. Di hard disk juga segala informasi disimpan dalam bentuk file-file. Sama halnya dengan peripheral lain yang bisa mengalami kerusakan akibat static electricity (listrik statis), electric shock, dan berbagai faktor lainnya yang akhirnya kita bisa kehilangan data-data dalam hard disk tersebut.
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan hilangnya data-data dalam hard disk antara lain :

Physical Failure
Physical Failure bisa disebabkan karena beberapa hal seperti mematikan computer secara mendadak atau bukan melalui prosedur mematikan komputer yang benar. Selain itu power supply yang bermasalah dan komponen hard disk yang kurang bagus bisa menimbulkan masalah ini. Penggunaan power supply yang bagus tentu bisa memberikan efek yang baik, karena kenyataannya beberapa power supply yang jelek itu bisa menyebabkan circuit board terbakar.

Logical Failure
Dalam hal ini adalah masalah Master Boot Record failure. Secara teknis jika master boot record bekerja dalam kondisi tidak bermasalah, master boot code akan melakukan pengecekan partition yang active dalam partition table, mencari sector awal, me-load sebuah copy boot sector dari partition yang active ke dalam memory dan mengirimkan control ke executable code di dalam boot sector. Jika master boot code tidak bisa menyelesaikan fungsi-fungsi ini, maka system akan menampilkan pesan MBR error.

Boot Sector Failure
Boot sector adalah suatu area di dalam hard disk, floppy disk ataupun data storage lainnya. Boot sector ini terdiri dari program computer yang di load operating system ke dalam memory. Terjadinya boot sector failure ini biasanya karena virus yang menyerang boot sector.

Accidentally Deleted Data
Data yang terhapus tanpa sengaja bisa membuat kita panik dan stress. Tapi terkadang pula kita menghapus file yang ternyata pada beberapa waktu ke depan kita masih membutuhkan file-file tersebut. Tapi jangan khawatir karena dengan data recovery memungkinkan file-file yang terhapus itu diambil kembali

Cross Linked Files

Cross Linked Files adalah file system error yang meng-corrupt isi dari sebuah file dengan me-rewrite data dari file lain ke dalam cluster yang sama. Memang dengan menjalankan scandisk atau program sejenisnya bisa menyelesaikan masalah ini, tetapi salah satu dari file itu akan tidak bisa di gunakan atau rusak.

Bad Sector
Bad sector adalah suatu area dalam hard disk yang tidak bisa digunakan lagi. Jika suatu bagian dari hard disk yang berisi data-data tersebut terkena bad sector maka data itu harus di recover dulu sebelum bisa digunakan lagi. Ketika kita mem-format sebuah hard disk, operating system akan menandai semua sector yang tidak bisa digunakan sebagai bad sector, walaupun tidak bisa digunakan lagi, itu tidak mempengaruhi performance keseluruhan dari hard disk tersebut.

[+/-] Selengkapnya...

Rabu, 23 September 2009

Cara mudah membersihkan PC

Mulai dengan mencabut semua kabel yang menempel ke komputer, seperti kabel power dan monitor.

* Letakkan casing di lantai dengan dilapisi oleh kain atau karpet.
* Buka penutup casing dan gunakan kompresor angin untuk menghilangkan debu yang menempel.
* Anda juga bisa menggunakan penyedot debu, untuk memaksimalkan pembersihan.
* Bersihkan bagian luar monitor, dengan menggunakan kain bersih. Untuk layar monitor, gunakan kain yang lembut. Jika Anda menggunakan cairan pembersih, sebaiknya disemprotkan ke kain.
* Sedot debu yang menempel di keyboard dengan penyedot debu yang dilengkapi sikat.
* Untuk mouse nonoptikal, lepaskan sekrup pada bagian bawah mouse dan keluarkan bolanya. Bersihkan kotoran yang menempel pada putaran dan bolanya.
* Bersihkan bagian luar casing dengan menggunakan kain lembut dan cairan pembersih.

[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, 19 September 2009

Mempercepat booting window XP

Bosan menunggu proses booting? Ada cara untuk mempercepat booting

windows XP, yaitu:

1. Buka notepad lalu keti del c:windowsprefetchntosboot-*.*/q dan simpan dengan nama ntosboot.bat.

2. Tekan winkey + R, lalu ketik gpedit.msc.

3. Buka Computer Configuration > Windows Settings > Scripts. Kemudian, klik dua kali Shutdown.

4. Pada jendela Shutdown Properties, klik Add > Browse, lalu masukkan file

"ntosboot.bat" dan klik Open.

5. Klik OK.

6. Tekan winkey + R, lalu ketik devmgmt.msc.

7. Klik dua kali pada "IDE ATA/ATAPI controllers".

8. Klik dua kali Primary IDE Chanel untuk membuka Properties.

9. Klik tab Advanced Setting. Pada device 0 atau device 1, ubah Device Type menjadi None. Klik OK.

10. Klik dua kali Secondary IDE Chanel untuk membuka Properties. Lakukan hal yang sama seperti langkah 9.

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 18 September 2009

Tips merawat komputer


Cara merawat komputer dari sisi software :

* Selalu lengkapi komputer dengan software antivirus gratis terbaik.

* Defrag selalu harddiskmu. Supaya proses read maupun write jadi lebih ringan karena filenya berurutan.
* Setelah defrag juga akan lebih baik menggunakan Disk Cleanup. Dengan fasilitas default dari windows ini akan menghapus file nggak penting seperi file temporary, file cache Internet.
* Aktifkan scrensaver jika monitormu masih CRT
* Please! Uninstal software-software yang tidak pernah digunakan.
* Supaya nggak ada security hole, Ingat selalu untuk update software anda.
* Jika sering instal-uninstal, Selalu Bersihkan system regristry kamu.

Selanjutnya adalah artikel merawat komputer dari sisi hardware :

* Buka casing PC kemudian Bersihkan debu yang ada di motherboard peripheral lainnya. Pembersihan bisa menggunakan sikat halus (kuas cat). Lakukan ini selama enam bulan sekali.
* Untuk mengantisipasi mati listrik secara tiba-tiba, pakailah STAVOLT atau UPS
* Gunakan pendingin ruangan. Kalau nggak punya duit bisa memakai Sirip Pendingin dan dan Coolling Fan Ekstra
* Hindarkan komputermu dengan alat yang dapat memancarkan medan magnet.
* Matikan komputer jika tidak dipakai, tapi jangan sampai komputermu nggak kepakai dalam waktu lama.

[+/-] Selengkapnya...